Tupoksi
Share This Articel on :

BERDASARKAN PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR
NOMOR 14 TAHUN 2010
TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL DINAS DAERAH PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Pasal 291

Kepala Dinas Kehutanan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut : 

  1. Mengkoordinasikan Penyusunan rencana program Dinas dengan mengarahkan dan memberi petunjuk untuk menyusun rencana kerja.
  2. Menyusun rencana strategis Dinas berdasarkan rencana strategis Pemerintah Provinsi melalui usulan program, permasalahan dan skala prioritas untuk kejelasan arah penyusunan rencana kerja.  
  3. Mengkoordinasikan dan menetapkan rencana kerja Dinas dengan mengarahkan dan memberi petunjuk untuk ketepatan pencapaian sasaran program.  
  4. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dinas berdasarkan program untuk sinkronisasi tugas.  
  5. Mendistribusikan tugas kepada Sekretariat, Bidang-bidang dan UPTD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar kegiatan berjalan sesuai dengan program kerja masing-masing.  
  6. Menandatangani naskah dinas sesuai dengan kewenangannya untuk tertib administrasi.  
  7. Melaksanakan urusan desentralisasi serta dekonsentrasi dan pelayanan umum di bidang Kehutanan.  
  8. Mengkoordinasikan kegiatan pembinaan, pengendalian dan pengawasan kebijakan teknis bidang Kehutanan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas.  
  9. Melakukan kerjasama dan memfasilitasi kegiatan di bidang Kehutanan dan dengan instansi terkait, Kabupaten/Kota, Provinsi, Instansi Vertikal serta Pihak Ketiga berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk sinkronisasi program.  
  10. Melakukan pembinaan kelompok jabatan fungsional sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk optimalisasi tugas.  
  11. Melakukan pengawasan dan penilaian kepada pegawai dengan cara memberikan pengarahan dan pembinaan sesuai dengan peraturan/pedoman dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai. 
  12. Melakukan monitoring dan evaluasi realisasi kegiatan Kehutanan di Kabupaten/Kota sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku untuk mengetahui capaian hasil.  
  13. Mengevaluasi pelaksanaan program Sekretariat, Bidang dan UPTD berdasarkan realisasi tingkat pencapaian pelaksanaan kegiatan dalam rangka Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.  
  14. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan melaporkan kepada pimpinan.  

Pasal 292

Sekretariat mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Mengarahkan penyusunan rencana program Sekretariat dengan mengarahkan dan memberi petunjuk untuk menyusun rencana kerja.
  2. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana kerja Sekretariat dan kebijaksanaan yang ada agar tugas pokok dan fungsi agar dapat dilaksanakan dengan efektif.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada Sub Bagian sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar kegiatan berjalan sesuai dengan program kerja masing-masing.  
  4. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Sekretariat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk sinkronisasi tugas.  
  5. Mengendalikan pelaksanaan tugas Sekretariat dengan membimbing, mengarahkan dan mengawasi untuk optimalisasi tugas.
  6. Melakukan kerjasama dengan instansi terkait, Kabupaten/Kota, Instansi Vertikal serta Pihak Ketiga berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk keberhasilan program kerja.  
  7. Melakukan pengawasan dan penilaian kepada pegawai dengan cara memberikan pengarahan dan pembinaan sesuai dengan peraturan/pedoman dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Sekretariat untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan tugas Sekretariat berdasarkan realisasi tingkat pencapaian pelaksanaan kegiatan untuk menentukan program kegiatan yang akan datang.  
  10. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan melaporkan kepada pimpinan.  

Pasal 293

Kepala Sub Bagian Perencanaan Program mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Sub Bagian Perencanaan Program berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Sub Bagian Perencanaan Program berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Menyiapkan bahan penyusunan RKA, DPA, DIPA, Lakip sesuai peraturan yang berlaku sebagai acuan kegiatan.  
  6. Menyiapkan bahan koordinasi penetapan standar pelayanan minimal UPTD sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk acuan dalam melaksanakan tugas  
  7. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.
  8. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan perencanaan program dengan instansi terkait berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk optimalisasi tugas.  
  9. Mengevaluasi dan menyiapkan bahan laporan realisasi anggaran secara periodik berdasarkan rencana dan realisasinya untuk mengetahui tingkat pencapaian program dan permasalahan yang dihadapi serta upaya penyelesaian masalahnya.  
  10. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.  

Pasal 294

Kepala Sub Bagian Umum mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Sub Bagian Umum berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Sub Bagian Umum berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Menyiapkan kegiatan administrasi umum, kepegawaian, perlengkapan, pemeliharaan, hukum dan kehumasan serta pengaduan masyarakat sesuai dengan peraturan agar tertib administrasi.  
  6. Mengawasi dan mengarahkan pelaksanaan pengadaan, penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran barang berdasarkan peraturan yang berlaku agar tertib administrasi.  
  7. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  8. Menyiapkan bahan koordinasi kegiatan administrasi umum, kepegawaian, perlengkapan, pemeliharaan, hukum dan kehumasan dengan instansi terkait berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  9. Menyusun dan membuat laporan hasil monitoring realisasi inventaris barang/asset secara periodik berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk tertib administrasi.  
  10. Mengevaluasi pelaksanaan tugas berdasarkan rencana dan realisasinya untuk mengetahui tingkat pencapaian program dan permasalahan yang dihadapi serta upaya penyelesaian masalahnya.  
  11. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.

Pasal 295

Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Sub Bagian Keuangan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan pembukuan dan administrasi keuangan dalam rangka tertib administrasi keuangan.  
  5. Meneliti dan menyempurnakan penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan sesuai realisasi dan bukti-bukti pengeluaran agar tertib administrasi keuangan.  
  6. Mengawasi dan mengarahkan pelaksanaan penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran anggaran berdasarkan peraturan yang berlaku agar tertib administrasi.  
  7. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  8. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi penyusunan anggaran, perbendaharaan, verifikasi dan akuntansi keuangan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk optimalisasi tugas.
  9. Mengevaluasi pelaksanaan tugas berdasarkan rencana dan realisasinya untuk mengetahui tingkat pencapaian program dan permasalahan yang dihadapi, serta supaya penyelesaian masalahnya.  
  10. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.  

Pasal 296

Kepala Bidang Perencanaan dan Tata Guna Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :

  1. Mengarahkan penyusunan rencana program Bidang Perencanaan dan Tata Guna Hutan dengan mengarahkan dan memberi petunjuk untuk menyusun rencana kerja.  
  2. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana kerja Bidang Perencanaan dan Tata Guna Hutan sesuai tugas pokok dan fungsi agar dapat dilaksanakan dengan efektif.    
  3. Mendistribusikan tugas kepada Kepala Seksi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar kegiatan berjalan sesuai dengan program kerja masing-masing.  
  4. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Bidang Perencanaan dan Tata Guna Hutan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk sinkronisasi tugas.  
  5. Mengendalikan pelaksanaan tugas Bidang Perencanaan dan Tata Guna Hutan dengan membimbing, mengarahkan dan mengawasi untuk optimalisasi tugas.  
  6. Menyiapkan bahan koordinasi perencanaan program pengelolaan hutan, rencana pemanfaatan hutan dan pemolaan hutan.  
  7. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis pengelolaan hutan.  
  8. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis rencanan pemanfaatan hutan.  
  9. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis pemolaan hutan.  
  10. Melakukan pengawasan dan penilaian kepada pegawai dengan cara memberikan pengarahan dan pembinaan sesuai dengan peraturan/pedoman dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai.  
  11. Melakukan monitoring dan evaluasi realisasi kegiatan Bidang Perencanaan dan Tata Guna Hutan di Kabupaten/Kota sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku untuk mengetahui capaian hasil.  
  12. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Perencanaan dan Tata Guna Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  13. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan melaporkan kepada pimpinan.  

Pasal 297

Kepala Seksi Pengelolaan Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Pengelolaan Hutan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Pengelolaan Hutan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan pembentukan unit pengurusan hutan, daftar penataan pembangunan kehutanan, pengawasan dan pembinaan dalam penataan pembangunan kehutanan serta melaksanakan kegiatan GIS (geographic Information System) bidang kehutanan.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan Pengelolaan Hutan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Pengelolaan Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada Pimpinan.

Pasal 298

Kepala Seksi Rencana Pemanfaatan Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Rencana Pemanfaatan Hutan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Rencana Pemanfaatan Hutan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan pelaksanaan pemanfaatan hutan, penetapan batas pemanfaatan hutan, rencana pemanfaatan hutan dan tata guna kawasan hutan.
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan Rencana Pemanfaatan Hutan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Rencana Pemanfaatan Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.  

  Pasal 299

Kepala Seksi Pemolaan Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi pemolaan Hutan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Pemolaan Hutan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan koordinasi penyusunan rencana kehutanan dan pengelolaan hutan provinsi.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan pemolaan Hutan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Pemolaan Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.  

Pasal 300

Kepala Bidang Produksi dan Pemanfaatan Hasil Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Mengarahkan penyusunan rencana program Bidang Produksi dan Pemanfaatan Hasil Hutan dengan mengarahkan dan memberi petunjuk untuk menyusun rencana kerja.  
  2. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana kerja Bidang Produksi dan Pemanfaatan Hasil Hutan sesuai tugas pokok dan fungsi agar dapat dilaksanakan dengan efektif.
  3. Mendistribusikan tugas kepada Kepala Seksi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar kegiatan berjalan sesuai dengan program kerja masing-masing.
  4. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Bidang Produksi dan Pemanfaatan Hasil Hutan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk sinkronisasi tugas.  
  5. Mengendalikan pelaksanaan tugas Bidang Produksi dan Pemanfaatan Hasil Hutan dengan membimbing, mengarahkan dan mengawasi untuk optimalisasi tugas.  
  6. Menyiapkan bahan koordinasi perencanaan program produksi hasil hutan, sarana dan tenaga teknis, pemanfaatan hasil hutan, kawasan dan jasa lingkungan serta pemungutan hasil hutan dan bina usaha hasil hutan.  
  7. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis produksi hasil hutan.  
  8. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis sarana dan tenaga teknis, pemanfaatan hasil hutan, kawasan dan jasa lingkungan.  
  9. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis pemungutan hasil hutan dan bina usaha hasil hutan.  
  10. Melakukan pengawasan dan penilaian kepada pegawai dengan cara memberikan pengarahan dan pembinaan sesuai dengan peraturan/pedoman dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai.  
  11. Melakukan monitoring dan evaluasi realisasi kegiatan Bidang Produksi dan pemanfaatan Hasil Hutan di Kabupaten/Kota sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku untuk mengetahui capaian hasil.  
  12. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Produksi dan Pemanfaatan Hasil Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  13. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan melaporkan kepada pimpinan.  

Pasal 301

Kepala Seksi Produksi Hasil Hutan, Sarana dan Tenaga Teknis mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Produksi Hasil Hutan, Sarana dan Tenaga Teknis berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Produksi Hasil Hutan, Sarana dan Tenaga Teknis berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan produksi hasil hutan, pengolahan hasil hutan, penggunaan sarana produksi dan tenaga teknis produksi dan pengolahan hasil hutan.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan Produksi Hasil Hutan, Sarana dan Tenaga Teknis sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Produksi Hasil Hutan, Sarana dan Tenaga Teknis untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.

  Pasal 302

Kepala Seksi Pemanfaatan Hasil Hutan, Kawasan dan Jasa Lingkungan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Pemanfaatan Hasil Hutan, Kawasan dan Jasa Lingkungan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Pemanfaatan Hasil Hutan, Kawasan dan Jasa Lingkungan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan pemanfaatan hasil hutan, kayu dan non kayu, perizinan pemanfataan kawasan dan jasa lingkungan.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan Pemanfaatan Hasil Hutan, Kawasan dan Jasa Lingkungan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Produksi Hasil Hutan, Kawasan dan Jasa Lingkungan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.

Pasal 303

Kepala Seksi Pemungutan Hasil Hutan dan Bina Usaha Hasil Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Pemungutan Hasil Hutan dan Bina Usaha Hasil Hutan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Pemungutan Hasil Hutan dan Bina Usaha Hasil Hutan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan pemungutan hasil hutan dan pembinaan usaha hasil kehutanan.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan Pemungutan Hasil Hutan dan Bina Usaha Hasil Hutan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Pemungutan Hasil Hutan dan Biana Usaha Hasil Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.  

Pasal 304

Kepala Bidang Peredaran dan Industri Hasil Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :

  1. Mengarahkan penyusunan rencana program Bidang Peredaran dan Industri Hasil Hutan dengan mengarahkan dan memberi petunjuk untuk menyusun rencana kerja.  
  2. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana kerja Bidang Peredaran dan Industri Hasil Hutan sesuai tugas pokok dan fungsi agar dapat dilaksanakan dengan efektif.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada Kepala Seksi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar kegiatan berjalan sesuai dengan program kerja masing-masing.  
  4. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Bidang Peredaran dan Industri Hasil Hutan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk sinkronisasi tugas.  
  5. Mengendalikan pelaksanaan tugas Bidang Peredaran dan Industri Hasil Hutan dengan membimbing, mengarahkan dan mengawasi untuk optimalisasi tugas.  
  6. Menyiapkan bahan koordinasi perencanaan program tertib iuran pemanfaatan hasil hutan, tertib peredaran hasil hutan serta industri primer hasil hutan.  
  7. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis tertib iuran pemanfaatan hasil hutan.  
  8. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis tertib iuran peredaran hasil hutan.
  9. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis serta industri primer hasil hutan.  
  10. Melakukan pengawasan dan penilaian kepada pegawai dengan cara memberikan pengarahan dan pembinaan sesuai dengan peraturan/pedoman dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai.  
  11. Melakukan monitoring dan evaluasi realisasi kegiatan Bidang Peredaran dan Industri Hasil Hutan di Kabupaten/Kota sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku untuk mengetahui capaian hasil.  
  12. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Peredaran dan Industri Hasil Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya  pemecahan.  
  13. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan melaporkan kepada pimpinan.  

  Pasal 305

Kepala Seksi Tertib Iuran Pemanfaatan Hasil Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Tertib Iuran Pemanfaatan Hasil Hutan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Tertib Iuran Pemanfaatan Hasil Hutan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan pengukuran dan pengujian hasil hutan serta tertib iuran pemanfaatan hasil hutan.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikanpengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil  monitoring realisasi kegiatan Tertib Iuran Pemanfaatan Hasil Hutan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Tertib Iuran Hasil Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.  

 

Pasal 306

Kepala Seksi Tertib Peredaran Hasil Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Tertib Peredaran Hasil Hutan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Tertib Peredaran Hasil Hutan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan peredaran hasil hutan, evaluasi peredaran hasil hutan serta penata usahaan dan pendistribusian dokumen pengangkutan hasil hutan.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan Tertib Peredaran Hasil Hutan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Tertib Perdaran Hasil Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.

Pasal 307

Kepala Seksi Industri Primer Hasil Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Industri Primer Hasil Hutan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Industri Primer Hasil Hutan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan rencana industri primer hasil hutan, melakukan pelayanan Rencana Pemenuhan Bahan Baku (RPBB) serta menyiapkan bahan bimbingan teknis industri primer hasil hutan.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang  ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan Industri Primer Hasil Hutan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Industri Primer Hasil Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.  

Pasal 308

Kepala Bidang Pembinaan Perlindungan Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :

  1. Mengarahkan penyusunan rencana program Bidang Pembinaan Perlindungan Hutan dengan mengarahkan dan memberi petunjuk untuk menyusun rencana kerja.  
  2. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan berdasarkan rencana kerja Bidang Pembinaan Perlindungan Hutan sesuai tugas pokok dan fungsi agar dapat dilaksanakan dengan efektif.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada Kepala Seksi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar kegiatan berjalan sesuai dengan program kerja masing-masing.  
  4. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Bidang Pembinaan Perlindungan Hutan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk sinkronisasi tugas.  
  5. Mengendalikan pelaksanaan tugas Bidang Pembinaan Perlindungan Hutan dengan membimbing, mengarahkan dan mengawasi untuk optimalisasi tugas.  
  6. Menyiapkan bahan koordinasi perencanaan program rehabilitasi lahan dan hutan, hukum dan pemberdayaan masyarakat serta pengamanan kehutanan.  
  7. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis rehabilitasi lahandan hutan.  
  8. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis hukum dan pemberdayaan masyarakat.  
  9. Melakukan pembinaan, bimbingan, pengendalian dan pengaturan teknis pengamanan hutan.  
  10. Melakukan pengawasan dan penilaian kepada pegawai dengan cara memberikan pengarahan dan pembinaan sesuai dengan peraturan/pedoman dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai.  
  11. Melakukan monitoring dan evaluasi realisasi kegiatan Bidang Pembinaan Perlindungan Hutan di Kabupaten/Kota sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku untuk mengetahui capaian hasil.  
  12. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Pembinaan Perlindungan Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  13. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugas dan melaporkan kepada pimpinan.  

Pasal 309

Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :

  1. Menyiapkan bahan penyusunan  rencana program Seksi Rehabilitasi Lahan dan Hutan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Rehabilitasi Lahan dan Hutan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan rehabilitasi dan reklamasi serta pengadaan bibit.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan Rehabilitasi Lahan dan Hutan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Rehabilitasi Lahan dan Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.  

Pasal 310

Kepala Seksi Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan pembinaan pemberdayaan masyarakat, penyelesaian masalah yang berhubungan dengan sengketa hukum dan perundang- undangan kehutanan.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil monitoring realisasi kegiatan Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Bidang Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.  

Pasal 311

Kepala Seksi Pengamanan Hutan mempunyai Uraian Tugas sebagai berikut :  

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program Seksi Pengamanan Hutan berdasarkan peraturan yang berlaku sebagai bahan acuan.  
  2. Menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan kegiatan berdasarkan program agar kegiatan dapat terlaksana tepat waktu.  
  3. Mendistribusikan tugas kepada pegawai sesuai dengan jabatannya agar semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.  
  4. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan Seksi Pengamanan Hutan berdasarkan peraturan untuk optimalisasi tugas.  
  5. Melakukan pengumpulan dan menyiapkan bahan pengamanan dan perlindungan hutan.  
  6. Melakukan pembinaan dan penilaian pegawai sesuai peraturan dengan cara memberikan pengarahan sesuai peraturan dan pedoman yang ada dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pegawai.  
  7. Menyiapkan bahan laporan hasil realisasi kegiatan Pengamanan Hutan sebagai bahan evaluasi kegiatan selanjutnya.  
  8. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Pengamanan Hutan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi serta upaya pemecahan.  
  9. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan bidang tugasnya dan melaporkannya kepada pimpinan.

JAJAK PENDAPAT
Bagaimana Menurut Anda Pelayanan di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur ?
Sangat Memuaskan
Cukup Memuaskan
Memuaskan
Kurang Memuaskan
Tidak Memuaskan

HASIL POLLING
VIDEO DINAS KEHUTANAN
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 200065 kali